Bukan Yahudi, Bukan Nasrani, Bukan Majusi

Bukan Yahudi, Bukan Nasrani, Bukan Majusi
Perusak kesucian nilai Islam adalah muslim sendiri,

mereka sengaja tidak berpuasa tanpa alasan yang dibolehkan,
mereka yang mengacau Romadlon dengan teror mercon
mereka yang memukul tambur teriak-teriak “sahur”, mengganggu orang sholatullail, orang sakit, dan orang istirahat tidur
mereka yang tiap malam menebar horor dar-der-dor
mereka yang menghabiskan waktu subuh dengan maksiyat ikhtilat, balapan, dan blayer-blayeran menguap polutan
mereka yang sering menuding kafir sekaligus sadar berbuat mubazir

Bukan Yahudi, Bukan Nasrani, Bukan Majusi
Pembunuh kemurnian tauhid itu adalah muslim sendiri

Di jalan dan keramaian, mereka demonstrasikan pelanggaran seolah menentang Tuhan, “Ya, saya tidak sholat dan puasa, lalu kenapa??”
Di rumah ibadah mereka berkhutbah tentang sirah nabawiyah
tapi di rumahnya yang mewah, ia sibuk menghitung rupiah sehingga ogah berdakwah. Ia menggeliat syahwat sehingga takut berjihad. Ia kemaruk menumpuk koleksi profan duniawi.
Di beranda ruang keluarga terpasang poster asmaul husna
tapi mereka biarkan saja anak-anaknya menyembah berhala hedonarsisia

Bukan Yahudi, Bukan Nasrani, Bukan Majusi,
Pemurtad ajaran Muhammad ini adalah muslim sendiri

mereka yang emoh menutup aurat karena terdoktrin bughat
mereka yang bekerja di media, hanya memberitakan agitasi, fitnah dan propaganda
mereka yang berpolitik “dakwah” demi ganjaran “rupiah”
mereka yang bersyahadat Muhammad tapi menentang penegakan syariat
mereka yang bertahmid hanya saat melihat duit, tapi enggan serius berTuhan

Mereka para “ustadz” yang menjual ayat-ayat demi sesuap nikmat dan kepentingan sesaat.
Mereka yang menampilkan parodi blasphemy berbalut “acara religi”.
Mereka yang mencampurkadukkan barang-barang batal dalam ritual teatrikal, sulapan astral, dan tayangan bohong supranatural.
mereka yang membiarkan nasib kaum papa, miskin jelata, janda lansia, dan nara pidana duafa terlunta-lunta, sementara mereka sekeluarga berlomba memamerkan pola hidup berlebihan

Bukan Yahudi, Bukan Nasrani, Bukan Majusi,
Penggembos kekuatan Islam adalah kaum muslim sendiri

mereka yang berjubah cendekia dan mengkotak-kotak umatnya
mereka yang bertongkat fatwa dan suka-suka menafsiri kitab suciNYA
mereka yang berkedok pemuka dan hobi mengadudomba SARA
mereka yang berahli agama dan hanya hapal dalil saja tanpa niat mengamalkannya
mereka yang berpeci “politisi islami” dan konsisten menipu konstituen
mereka yang bermahkota ketua, takut miskin karena cintanya kepada dunia, terobsesi kaya fana hingga ia lupa memikirkan nasib akhiratnya, hingga ia pelit berderma dan mengabaikan keluhan pengikutnya.

Bukan Yahudi, Bukan Nasrani, Bukan Majusi,
Pemadam api Islam adalah aksi anomali muslim sendiri

~Renungan Republik Romadlon~

Tentang Gus Adhim

| gembala desa | santri pembelajar selamanya di SPMAA | hobi fotografi untuk aksi filantropi | enthusiast of ICT & military | gadget collector | pengguna & penganjur F/OSS | IkhwaanuLinux | writerpreneur | backpacker | guru bahasa & TIK | pekerja sosial profesional |
Pos ini dipublikasikan di AdhiMinutes. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s