Pada Suatu Rasa

Dengarlah Hawa,
semestinya aku akan bicara dan menyatakan suka
lalu memandangmu sepenuh mau
kemudian menumpahkan hasrat hati yang ingin berpuisi
seterusnya menjadikan zayyin ini terpenuhi

Tapi Dewi,
aku tak mau ditaklukkan egoku
sungguh pandanganku itu beradu liur nafsu
sudahlah, nurani telah bersabda “hentikan saja”
biarlah, kutahan gejolak rasa ini selamanya

Ah Srikandi,
pada parasmu ada seribu aku
tentang ideal kaum ibu yang kurindu
tentang sebentuk rupa yang kudamba
tentang sedikit kategori yang kuingini

Tapi sekali lagi, ini perasaan yang tak diijinkan
Keterpesonaanku padamu, membentur langit-langit kesadaran
seperti menghampiri rambatan khuldi
Aku dicolek fakta, bahwa batas kepemilikan telah mendekati larangan

Maka aku tak mau dan tak bisa menerabas rambu-rambuNYA.

Akhirnya kusudahi saja mainan emosi ini.
baiknya aku pendam dalam diam
maka kumohon berlalulah selagi aku terpejam
maka bantulah supaya libido ini meredup padam

sekuatnya akan kupaksa wajah ini menunduk
akan kuajak hati berbagi cerita setia
akan kubujuk mata, bibir dan telinga, berdansa kidung gandrung
tentang cinta yang sudah ada
mengenai tanaman perhatian yang mesti disirami

Bantu aku menundukkan keinginan
daripada aku terburu gemulaimu
daripada tersandera gulana
daripada diberontak gelegak
daripada kufur syukur
daripada liar-liar ini nanti sulit dikendali

Ijinkan aku menundukkan kepala
karena kalau kuturutkan kelana indera
hanya akan membius nalar dan naluri dalam labirin tak bertepi
karena jika kudekatkan angan-angan profan
kutakutkan menunda rencana perjalanan ke haribaanNYA.

~ Surabaya, Selasa, Suatu Sore ~

Tentang Gus Adhim

| gembala desa | santri pembelajar selamanya di SPMAA | hobi fotografi untuk aksi filantropi | enthusiast of ICT & military | gadget collector | pengguna & penganjur F/OSS | IkhwaanuLinux | writerpreneur | backpacker | guru bahasa & TIK | pekerja sosial profesional |
Pos ini dipublikasikan di AdhiMoco. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s