Magi Mega

Sungguh,

pesonanya membuatku luruh

menuntunku kepada gandrung

mengajariku makna cinta sebenarnya

adalah ia sesaat semendung kelabu,

adalah ia lekas secerah langit biru

adalah ia sesuatu yang melambai gemulai

adalah ia sebentuk makhluk yang menarikan kefanaan

adalah ia senyampang legenda yang mengurai prosa

“Cuek matek rek,” sanggah batinku.

“Lho kok indah langitnya berwarna jingga,” kata naluri berpuisi.

Desember Dingin, 2012

Tentang Gus Adhim

| gembala desa | santri pembelajar selamanya di SPMAA | hobi fotografi untuk aksi filantropi | enthusiast of ICT & military | gadget collector | pengguna & penganjur F/OSS | IkhwaanuLinux | writerpreneur | backpacker | guru bahasa & TIK | pekerja sosial profesional |
Pos ini dipublikasikan di AdhiMinutes. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s